Pengunjung

Laman

Mejuah-juah Kita Kerina



Minggu, 11 April 2010

Taneh Karo

Taneh Karo ataupun dikenal umum dengan istilah Tanah Karo adalah sebagian wilayah Propinsi Sumatera Utara, Indonesia. Taneh Karo meliputi 6 Kabupaten dan 2 Kota.


Orang Karo menamakan juga Taneh Karo dengan sebutan ‘Kuta Kemulihen’, yang artinya dimanapun Orang Karo berada suatu saat dia akan pulang ke Taneh Karo.


Taneh Karo meliputi 6 kabupaten dan 2 kota, meliputi:

1. Kabupaten Karo (Karo Gugung, Pusat Karo)

2. Kab. Deli Serdang (Karo Dusun)

3. Kab. Langkat (Karo Jahe)

4. Kab. Dairi (Karo Baluren)

5. Kab. Simalungun (Karo Timur)

6. Kab. Aceh Tenggara (Karo Acih)

7. Kota Binjai (Binje)

8. Kota Medan, Ibukota Propinsi Sumatera Utara


Kabupaten Karo (Karo Gugung, Pusat Karo)

Seluruh wilayah Kabupaten Karo. Wilayah pegunungan dengan Ibukota Kabupaten Kabanjahe. Kota penting lainnya adalah Brastagi.


Kabupaten Karo merupakan tanah yang sangat subur dan Penduduk Kabupaten Karo umumnya adalah petani. Pertanian disini meliputi tanaman tua dan tanaman muda. Tanaman tua yang terkenal diantaranya: Jeruk Brastagi, Kopi Karo, Kasemak yang dikenal dengan Apel Karo, Biwa Karo, Cengkeh, Panili, Cokelat, Kemiri, Kayu Manis, Durian dan lainnya. Tanaman muda umumnya adalah: tomat, cabai, kentang, kol, arcis, lobak, bawang merah, bawang putih, kacang tanah, Pisang Barangan Medan, Markisah Brastagi, aneka buah lainnya, aneka bunga dan lainnya.

Kabanjahe
Sekitar 75 km dari pusat Kota Medan dan 7 km dari Kota Brastagi, sebagai Ibukota Kabupaten Karo, Kabanjahe merupakan pusat pemerintahan, pusat bisnis dan perdagangan hasil pertanian, kota kebudayaan dan juga pusat pendidikan di sekitar Danau Toba.


Sebagai pusat pemerintahan, di Kabanjahe ada Kantor Bupati, Kantor DPRD Karo, Kantor Kodim dan lainnya.


Sebagai pusat perdagangan, di kota ini terjadi jual – beli produk pertanian dan sebagai pusat bisnis, diantaranya banyak sekali took emas disini.


Sebagai pusat pendidikan, banyak Pelajar dari daerah lain melanjutkan SMA nya di kota ini. Beberapa SMA terkenal disini adalah SMAN 1, SMAN 2 dan SMA Katolik Kabanjahe. Beberapa perguruan tinggi juga ada di kota ini diantaranya Universitas Karo (UKA) dan Universitas Neuman.


Kota ini juga adalah kota pahlawan, seperti kita ketahui, di Indonesia hanya ada dua makam pahlawan, di Kabanjahe dan satu lagi di Surabaya.


Brastagi
Brastagi, 70 km dari Medan dan 7 km dari Kabanjahe adalah kota pertanian, budaya, pendidikan dan juga kota pahlawan. Brastagi adalah objek wisata terkenal kedua di Indonesia setelah Bali. Brastagi tidak dapat dipisahkan dengan Bukit Gundalingnya. Dekat Brastagi ada Monumen Presiden Pertama Indonesia Ir. Sukarno.

Setiap tahun di Brastagi diadakan Pesta Bunga dan Buah (Produk Pertanian) dan juga Pesta Mejuah – Juah (Budaya Karo).


Kota Medan

Seluruh Kota Medan.

Kota Medan merupakan Ibukota Propinsi Sumatera Utara. Kota Medan didirikan oleh seorang Karo bernama Guru Patimpus Sembiring Pelawi. Nama Medan berasal dari bahasa Karo ‘Madan’ yang berarti sembuh, hal ini sesuai dengan pekerjaan Guru Patimpus sebagai tabib.

Kota Medan merupakan kota ketiga terbesar di Indonesia setelah Jakarta dan Surabaya. Kota Medan merupakan pusat bisnis dan perdagangan, pemerintahan dan pendidikan di Sumatera Utara.


Kesawan

Kesawan merupakan cikal bakal Kota Medan. Nama Kesawan berasal dari bahasa Karo ‘kesain’, yang artinya kampung. Kesawan sekarang adalah daerah Pecinaan di Kota Medan.


Polonia

Nama bandar udara kota ini adalah Bandar Udara Internasional Polonia.


Belawan

Nama pelabuhan kota ini Belawan. Nama Belawan diambil dari bahasa Karo 'erlawan', dimana menurut legenda disinilah si anak Karo yang telah sangat sukses di perantauan bernama Sampuraga durhaka terhadap Ibu Kandungnya.


Deli Serang (14 Kecamatan)

Wilayah Taneh Karo disini umumnya di daerah Deli Hulu. Ibukota Kabupaten daerah ini adalah Lupuk Pakam. Kerajaan Haru yang merupakan salah satu dari tiga kerajaan terbesar Sumatera berada disini, tepatnya di Deli Tua.


Deli Hulu:

1. Kec. Sibolangit

2. Kec. Pancur Batu

3. Kec. Lubuk Pakam

4. Kec. Bangun Purba

5. Kec. Galang

6. Kec. Gunung Meriah

7. Kec. Namo Rambe

8. Kec. Sunggal

9. Kec. Kuta Limbaru

10. Kec. STM Hilir

11. Kec. Hamparan Perak

12. Kec. Tanjung Merawa

13. Kec. Sibiru – Biru

14. Kec. STM Hulu


Kabupaten Langkat (7 Kecamatan)

Wilayah Taneh Karo disini umumnya di daerah Langkat Hulu. Ibukota Kabupaten ini adalah Stabat.


Langkat Hulu

1. Kec. Selesai

2. Kec. Kuala

3. Kec. Selapian

4. Kec. Bohorok

5. Kec. Padang Tualang

6. Kec. Singai Bingei

7. Kec. Stabat


Kota Binjai

Seluruh Kota Binjai.


Kabupaten Dairi (3 Kecamatan)

Wilayah Taneh Karo disini umumnya di daerah Dairi Lembah. Ibukota Kabupaten Dairi ini adalah Sidikalang.


Dairi Lembah

1. Kec. Taneh Pinem

2. Kec. Tiga Lingga

3. Kec. Gunung Sitember


Kabupaten Simalungun (2 Kecamatan)

Wilayah Taneh Karo disini umumnya di daerah Simalungun Atas. Ibukota Kabupaten ini adalah Siantar.

1. Kec. Dolok Silau

2. Kec. Silima Kuta


Kabupaten Aceh Tenggara (2 Kecamatan)

Wilayah Taneh Karo disini umumnya di daerah Lau Sigala – Gala dan Simpang Simadam. Ibukota Kabupaten ini adalah Kutacane.

1. Kecmatan Lau Sigala – Gala

2. Kec. Simpang Simadam


Umumnya Taneh Karo sangatlah subur hal ini bisa kita lihat dari beberapa contoh:

1. Kab. Karo dan Kab. Simalungun Atas dengan sayuran dan buah terkenalnya

2. Kab. Deli Hulu dengan tembakau Delinya

3. Kab. Langkat Hulu dengan kebun kelapa sawitnya

4. Kab. Dairi Lembah dengan kemiri dan kopinya

5. Dan lain-lain


Di Taneh Karo ada dua gunung berapi aktif, yaitu Gunung Sinabung dan Gunung Sibayak.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar